Home > makanan > Khasiat pare yang tersembunyi dibalik rasa pahitnya

Khasiat pare yang tersembunyi dibalik rasa pahitnya

Pare adalah sejenis tanaman menjalar dengan buahnya panjang bergerigi dan runcing ujungnya. Buahnya sangat pahit biasa diolah sebagai sayur. Pare juga dikenal dengan nama peria, paria, papari, bitter melon. Nama latin pare adalah Momordica Charantia. Sejenis suku labu-labuan atau Cucurbitaceae.

Seperti yang saya sebutkan diatas pare mempunyai rasa yang sangat pahit. Waktu saya pertama kali makan pare saya benar-benar kaget dengan rasanya. Saya cuma bisa memakan dua tiga iris. Pahitnya bisa mengalahkan rasa obat yang paling pahit sekalipun.

Walaupun pahit tetapi ternyata pare bisa mengobati banyak jenis penyakit. Pare biasanya digunakan untuk mengontrol kadar gula darah bagi para penderita diabetes. Dengan mengkonsumsi pare maka kadar gula darah anda akan turun dengan cepat. Menurut salah seorang kerabat saya yang menderita diabetes, pare memang efektif untuk mengobati penyakit itu. Dia sudah lama mengkonsumsi pare dan makannya juga dijaga. Bayangkan masa makan nasi cuma lima sendok makan. Sebagai penggantinya nasi dia banyak memakan sayuran. Pokoknya benar-benar sengsara nggak bisa makan enak lagi.

Di daerah asia, panama dan kolombia pare sering digunakan sebagai obat tradisional untuk malaria. Menurut beberapa studi klinis, pare mungkin juga dapat digunakan untuk mengobati kanker dan HIV. Tetapi hal ini masih membutuhkan pengujian lebih lanjut.

Oya ada beberapa hal yang harus ketahui. Pastikan anda membersihkan semua biji pare. Biji pare mengandung racun dan tidak boleh dimakan oleh anak-anak. Pare juga tidak boleh dikonsumsi wanita yang sedang dalam masa kehamilan.

Bagaimana apakah anda tidak mau mencoba makan pare?

“Obat yang manjur adalah obat yang rasanya pahit, racun yang ampuh adalah racun yang rasanya manis.”

(makanya jangan makan yang manis terus, sekali kali makan yang pahit)

Semoga artikel ini berguna bagi anda. Apabila ada yang ingin bertanya atau memberikan kritik/saran silahkan post di bagian comment.

Categories: makanan Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: